Ragusa Ice Cream

Menikmati sajian es krim khas Italia sambil nostalgia tempoe doeloe.

Gudeg Asli Yogyakarta

Sajian khas nusantara yang menggoyang lidah dan kaya akan nilai budaya dan sejarah khas Yogyakarta.

Delicious Zuppa Soup

Soup khas perancis yang juga dapat di nikmati di Indonesia. Cocok untuk menghangatkan suasana.

Food Shots

Hunting Makanan khas dari kamera dan kacamata seorang Traveler kuliner handal.

Kifestyle Food

Jadikan makanan sebagai bagian dari gaya hidup sehat anda.

Tampilkan postingan dengan label asing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asing. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2012

Es Krim Ragusa, Batavia Tempoe Doeloe


Ceritanya sih, konon tahun 1932 dulu acara Pasar Gambir, semacam pasar malam di Batavia. Nah, disini es krim Ragusa mulai dijual, itu juga masih pake gerobak dorong. Karena peminatnya banyak, Ragusa bersaudara, Luigi dan Vincenso memutuskan buat membuka kedai es krim yang menetap di Jl. Veteran I no. 10 sampai sekarang. Singkat cerita, adik bungsu Luigi ngalamin cinta lokasi sama kasir yang kebetulan orang Indonesia. Pasangan ini lah yang nerusin usaha yang makin berkembang. 

Untuk menjaga eksistensi dan nilai sejarah es krim Ragusa, Buntoro membuat dekorasi kedai serasa tahun 40-an dan membuat pengunjung betah karna bisa bernostalgia. Pelaggan Ragusa uang sudah tua juga masih seneng dateng ke kedai bareng cucunya. Selain dekorasi, keaslian rasa es krim Ragusa sendiri tetep dijaga. Ciri khas es krimnya itu selalu segar dan selalu fresh karena misalnya hari ini dibikin, pasti hari itu langsung habis. Cara itu ya harus dilakukan, karena es krim Ragusa nggak gunain bahan pengawet sama sekali.

Selain untuk mencicipi rasa es krimnya yang haucek cing cing ping, para pengunjung juga rata rata ingin bernostalgia, mengingat masa pacaran dulu. Tempatnya juga nyaman didukung sama suasana dan dekorasi yang masih asli dan tetep jadoel. Promosi es krim Ragusa cuma dari mulut ke mulut, turun temurun ya tentu juga karena peliputan pers.  Cita rasa yang ngangenin dari es kirm Ragusa karena buatan sendiri (homemade). 




Banana split dan es krim spaghetti jadi menu andalan es krim Ragusa., es krim yang dibentuk panjang mirip sama spaghetti ditaburin nogat sama sukade. Tutti Frutti sama Cazatta Sicilliana juga merupakan menu andalan sejak pertama berdiri. es krim yang berbentuk segitiga mirip cake. Ada juga beragam jenis es krim cup, mulai dari vanilla, coklat, strawberry, nougat, rum raisin, moka dan durian. Kata salah satu karawan, es krim moka jadi favourit Pak Habibie loh. Ragusa ngga cuma nyediain makanan Italia, jenis Indonesian sama Chinese Food juga ada.

Es krim Ragusa yang terletak di Jl. Veteran No. 10, Gambir Jakarta Pusat ini buka dari jam 10.00 sampe 22.30. Buat nikmatin es krim Ragusa ngga perlu merogoh kantong dalam dalam ko, mulai dari Rp. 8000.- buat horn sampe Rp. 26.000 buat es krim spaghetti. So, tunggu apa lagi, rasakan nikmatnya kesegaran es krim dengan rasa asli Italia dengan dekorasi dan suasana Tempoe Doeloe!

Jumat, 27 Juli 2012

Nasi Kebuli, Cocok Segala Kondisi

Di antara beragam olahan khas timur tengah, Nasi Kebuli salah satu yang populer di Indonesia. Mendengar istilah nasi kebuli pasti langsung terbayang makanan khas timur tengah. Dimana kunci kelezatannya? nasi kebuli terkenal dengan rempah-rempahnya yang kaya dan punya cita rasa yang khas. Apalagi kalo disajikan dalam keadaan hangat, lezatnya ga tahannn!!!
 
Di negara asalnya, nasi kebuli biasa dikonsumsi buat sarapan, makan siang sama makan malem juga. emang sih nasi kebuli cocok buat segala suasana. Tapi karena ada sedikit perbedaan antara lidah kita dengan orang timur tengah, nasi kebuli udah ngalamin modifikasi dan penyesuaian. terutama sih di bumbu rempah-rempahnya. Salah satu tempat yang udah gua datengin, Rumah Makan Kebuli Ifna yang berlokasi di Jl. Otista Raya no. 84 A, Cawang, Jakarta Timur.

Penyajian
Nasi kebuli itu lebih nikmat kalo pake daging kambing goreng. Rebus sampai lunak dengan sedikit garam, terus goreng hingga matang. Untuk satu piring nasi kebuli bisa memakai dua atau tiga potong daging kambing goreng, tergantung selera. nah kalo sambal goreng daging kambing, pake daging kambing direbus, terus digoreng dicampur santan dan bumbu nasi goreng, sampai kental dan matang. Biasanya sih dipakein acar (campuran dari mentimun, nanas, wortel, cabe rawit dan cuka). terakhir ada bawang goreng. Selain daging kambing, di rumah makan Ifna juga nyediain nasi kebuli dengan daging sapi atau daging ayam. Cara membuatnya sama saja. Untuk membuat kaldu ayam cukup menggunakan satu potong paha dan untuk membuat kaldu sapi, pake satu ons daging sapi. 

 kira kira penampakannya gini nih.




Disesuaikan dengan selera orang Indonesia
Di tempat asalnya, nasi kebuli terkenal sangat pedas. Lidah dan perut orang Indonesia belum tentu cocok, bisa bisa malah kena maag terus nangis kalo makan gara gara kepedesan. Badiah, yang masak di rumah makan ini bilang kalo dia sengaja nyesuain porsi bumbu biar cocok sama kondisi dan selera orang Indonesia tapi tanpa merubah cita rasa dari nasi kebuli itu sendiri.

Sebagai masakan istimewa, nasi kebuli nggak cuma ngandelin bumbu rempah-rempahnya yang dominan, tapi juga harus didukung sama kualitas beras yang bagus dan pulen juga. Daging nya juga pake daging kambing pilihan dan juga bumbu yang beraneka ragam. Nah kalo harga di rumah makan Ifna ini seporsi nasi kebuli sekitar 15 ribu, sebanding sih sama kelezatannya.